
Pauline Hanson
Pauline Hanson, lahir pada 27 Mei 1954, adalah politikus Australia dan pemimpin One Nation, yang oleh karya-karya rujukan digambarkan sebagai partai sayap kanan ekstrem.
- Lahir
- 1954 (72 tahun), Brisbane
- Partai
- One Nation
- Situs web
- paulinehanson.net.au
Kanan jauh · Posisi tokoh ini menurut sumber
25%Probabilitas · Siapa yang akan menjadi Perdana Menteri Australia setelah pemilu?
- Perubahan 1 jam
- –
- Perubahan 24 jam
- ▲1 poin
- Perubahan 1 minggu
- ▲2 poin
- Ditutup
Ia menjadi Senator untuk Queensland sejak 2016 dan pernah menjadi anggota parlemen untuk daerah pemilihan Oxley dari 1996 hingga 1998. Ia disebut di antara para kandidat yang mungkin dalam pertanyaan tentang siapa yang akan menjadi Perdana Menteri Australia setelah pemilihan federal berikutnya.
Karier
Hanson menjadi anggota dewan kota Ipswich dari 1994 hingga 1995 dan memenangi kursi Oxley di Dewan Perwakilan pada 1996 sebagai calon independen setelah Partai Liberal mencabut dukungan atas pencalonannya. Ia mendirikan One Nation, memimpinnya dari 1997 hingga 2002, memimpin Pauline's United Australia Party dari 2007 hingga 2010, dan kembali memimpin One Nation sejak 2014. Ia terpilih sebagai Senator untuk Queensland pada 2016. Pemberitaan pada 2026 menggambarkan angka One Nation dalam jajak pendapat jauh di atas tingkat sebelumnya.
Pandangan
Hanson mengampanyekan imigrasi yang jauh lebih rendah, yang pada 2026 ia patok pada angka 130.000 orang per tahun, dan menentang multikulturalisme. Pidatonya di Senat pada 2016 memperingatkan bahwa Australia dibanjiri Muslim, dan ia menyerukan pembatasan imigrasi dari sejumlah negara berpenduduk mayoritas Muslim. Ia mengenakan burka ke ruang sidang Senat pada 2017 dan mengkritik program bantuan bagi warga Aborigin serta pengakuan atas tanah. Karya-karya rujukan menggambarkannya sebagai kanan radikal dan populis sayap kanan.
Kontroversi
Pada 2003 sebuah pengadilan di Queensland menyatakan Hanson bersalah atas kecurangan pemilu terkait pendaftaran One Nation; Pengadilan Banding membatalkan putusan bersalah itu pada tahun yang sama. Pada 2022 ia mengatakan kepada senator Partai Hijau Mehreen Faruqi di media sosial agar kembali ke Pakistan. Pada 2024 Pengadilan Federal memutuskan bahwa hal itu melanggar Undang-Undang Diskriminasi Rasial, dan pada Juli 2026 majelis penuh (Full Court) menolak bandingnya; ia mengatakan sedang mempertimbangkan banding ke Pengadilan Tinggi Australia (High Court).
Dirangkum secara otomatis dari sumber yang ditautkan. Wikipedia · The Nightly · Women's Agenda
Foto: jfish92, CC0, Wikimedia Commons (dipotong)
- Pauline Hanson 25%
Jun 2026Agu 2026Okt 2026
Siapa yang akan menjadi Perdana Menteri Australia setelah pemilu?
| Opsi | Kiri – Kanan | Usia | Probabilitas |
|---|---|---|---|
| Anthony Albanese | 34% | ||
| Pauline Hanson | Kanan jauh | 72 | 25% |
| Angus Taylor | Kanan tengah | 60 | 7% |
| Jim Chalmers | Kiri tengah | 48 | 6% |
| Robbie Katter | Kanan | 49 | 1% |
| Larissa Waters | 1% |